SKRINING KESEHATAN DAN EDUKASI PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA LANSIA
Abstract
Latar belakang: Lansia merupakan individu dengan umur minimal 60 tahun. Saat ini, negara Indonesia mengalami perubahan demografi dimana jumlah lansia melebihi jumlah penduduk usia anak-anak (balita). Seiring bertambahnya usia, lansia mengalami berbagai penurunan fungsi fisiologis tubuh yang menyebabkan lansia rentan terkena berbagai penyakit.
Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining kesehatan dan meningkatkan pengetahuan lansia melalu edukasi penyakit tidak menular.
Metode: Kegiatan ini dilakukan di Pustu Puskesmas Mamajang, dimulai dengan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, asam urat, serta tinggi dan berat badan. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian edukasi penyakit tidak menular.
Hasil: Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta, dimana sebagian peserta terdeteksi menderita penyakit hipertensi, mengalami masalah gizi (kurus, overweight dan obesitas), peningkatan kolesterol dan asam urat.
Kesimpulan: Kegiatan skrining kesehatan harus dilakukan secara rutin dalam mendeteksi secara dini berbagai masalah kesehatan potensial yang dapat terjadi pada lansia. Pemberian edukasi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi lansia dalam rangka mencapai derajat kesehatan maksimal.







