PROGRAM SEKOLAH SIAGA BENCANA GEMPA BUMI DI SD NEGERI 208 LEMBANG
Abstract
Latar belakang: Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, khususnya gempa bumi, sehingga diperlukan upaya mitigasi sejak dini melalui pendidikan kebencanaan di lingkungan sekolah. Sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk kesiapsiagaan siswa terhadap potensi bencana.
Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang Sekolah Siaga Bencana Gempa Bumi melalui penyuluhan dan simulasi di SDN No. 208 Lembang.
Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan 45 siswa. Intervensi dilakukan melalui pemberian pre-test, penyampaian materi menggunakan media power point dan video edukasi, pengenalan rambu evakuasi, simulasi penyelamatan diri dengan metode Drop, Cover, and Hold On, serta pemberian post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan.
Hasil: Hasil pre-test menunjukkan 28 siswa (62,2%) berada pada kategori pengetahuan cukup dan 17 siswa (37,8%) pada kategori kurang. Setelah intervensi, hasil post-test menunjukkan peningkatan menjadi 43 siswa (95,6%) pada kategori cukup dan hanya 2 siswa (4,4%) pada kategori kurang. Terjadi peningkatan sebesar 33,4% atau sebanyak 15 siswa.
Kesimpulan: Penyuluhan Program Sekolah Siaga Bencana Gempa Bumi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa. Kegiatan ini berpotensi menjadi strategi berkelanjutan dalam upaya mitigasi bencana di lingkungan sekolah dasar.







