PENYULUHAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK DAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
Abstract
Latar belakang: Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan anemia pada ibu hamil merupakan masalah gizi utama yang berdampak serius pada kesehatan ibu serta janin, termasuk risiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) dan stunting. Pemberdayaan masyarakat melalui edukasi kepada kelompok ibu-ibu PKK merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan preventif di tingkat keluarga.
Tujuan: Meningkatkan pemahaman dan pengetahuan ibu-ibu PKK di Desa Jene Mandinging mengenai pencegahan, dampak, serta tata laksana pemenuhan nutrisi untuk mengatasi KEK dan anemia pada ibu hamil.
Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui metode penyuluhan interaktif, serta evaluasi pemahaman peserta melalui tanya jawab dan kuesioner umpan balik kepada 10 partisipan anggota PKK Desa Jene Mandinging.
Hasil: Evaluasi setelah penyuluhan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Seluruh peserta (100%) menyatakan materi yang dibawakan sangat jelas dan bermanfaat, serta berkomitmen untuk membagikan informasi tersebut kepada warga di dusun masing-masing. Tanggapan positif diperoleh mengenai kemudahan memahami tanda gejala KEK dan anemia serta pentingnya konsumsi tablet tambah darah (TTD).
Kesimpulan: : Kegiatan penyuluhan ini berhasil meningkatkan pengetahuan ibu-ibu PKK Desa Jene Mandinging secara optimal. Keterlibatan aktif kader dan PKK sangat potensial dalam menekan angka kejadian KEK dan anemia pada ibu hamil guna mewujudkan generasi bebas stunting secara berkelanjutan.







