EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI MELALUI MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA
Abstract
Latar Belakang: Anemia merupakan masalah gizi yang berdampak pada kesehatan remaja putri, terutama di usia produktif. Menurut World Health Organization (WHO), sekitar 1,62 miliar orang di dunia menderita anemia, dengan prevalensi tinggi pada anak-anak prasekolah (47,4%) dan wanita usia reproduktif (41,8%). Kurangnya pengetahuan gizi menjadi faktor utama yang menyebabkan rendahnya kesadaran remaja dalam mencegah anemia. Oleh karena itu, diperlukan strategi edukasi yang menarik, seperti penggunaan media permainan ular tangga.
Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi melalui media ular tangga dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia dan gizi seimbang.
Metode: Penelitian dilakukan pada 29 santriwati Pesantren Yasrib Watansoppeng. Kegiatan terdiri dari sesi penyuluhan dan permainan ular tangga yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai penyebab, pencegahan, serta makanan sumber zat besi.
Hasil: Peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan mengenai anemia setelah sesi edukasi. Metode ini juga berhasil meningkatkan interaksi dan keterlibatan santriwati dalam kegiatan pembelajaran.
Kesimpulan: Edukasi melalui media ular tangga terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia dan gizi seimbang. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam program pendidikan kesehatan remaja.







