GIZI SEIMBANG DAN CEGAH STUNTING SEJAK DINI (GIZI CERIA)
Abstract
Latar belakang: Pemerintah Indonesia memiliki ambisi dengan beberapa target yaitu mengakhiri segala bentuk pravelensi stunting dibawah 14% di tahun 2025 dan menurunkan prevelensi wasting atau kurang gizi menjadi 7% di tahun 2025. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan data pada tahun 2021 kasus stunting tercatat sebanyak 24,4%, dan pada tahun 2024 menurun menjadi 14%.
Tujuan: Meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan dalam memberikan gizi seimbang kepada anak untuk mencegah stunting dan meningkatkan kesehatan anak.
Metode: Dalam kegiatan ini, digunakan metode deskriptif kuantitatif. Metode ini digunakan untuk menggambarkan secara langsung proses pelaksanaan penyuluhan, mulai dari penyampaian materi, interaksi dengan peserta, hingga respon ibu baduta selama kegiatan berlangsung.
Hasil: Hasil pre-test menunjukaan rata-rata sebesar 11 orang tua menjawab benar dengan total 33 orang tua, sedangkan setelah dilakukan edukasi penyampaian materi hasil dan dilanjutkan melakukan post-test mendapatkan 28 orang tua menjawab benar dengan total 33 orang tua.
Kesimpulan: Pemahaman terkait gizi seimbang orang tua pada wilayah kerja Puskesmas Cakkuridi meningkat dalam kategori sedang. Pemberian pemahaman terkain pencegahan stunting dengan menekankan pada gizi seimbang juda daptat dikatakan berjalan dengan sangat baik sehingga kedepannya para orang tua dapat menerapkan gizi seimbang







