https://journal.stikmks.ac.id/index.php/b/issue/feedJurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)2026-01-31T06:57:10+08:00Muh. Hattalppm.stikmks@gmail.comOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal GESIT (Gerakan Aksi Sehat) </strong>merupakan Jurnal Pengabdian Masyarakat yang diterbitkan setiap enam bulan sekali pada bulan <strong>Januari </strong>dan <strong>Agustus </strong>oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar sejak tahun 2018, dengan p-ISSN <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1530677999" target="_blank" rel="noopener"><strong>2621-8364</strong></a> dan e-ISSN <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1530680621" target="_blank" rel="noopener"><strong>2623-1972</strong></a>.</p> <p style="text-align: justify;">Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan fokus dan scope meliputi <strong>Ilmu Kesehatan Masyarakat</strong> yakni Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Reproduksi serta <strong>Ilmu Keperawatan</strong> yakni Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Keperawatan Gerontik.</p>https://journal.stikmks.ac.id/index.php/b/article/view/592PEMANFAATAN IKAN LOKAL DALAM PEMBUATAN NUGGET SEHAT UNTUK MP-ASI2026-01-31T06:57:08+08:00Aminullahaminullah.makasar@gmail.comIrwanaminullah.makasar@gmail.comReskiaminullah.makasar@gmail.comJufriaminullah.makasar@gmail.comMuhammad Hattamuhhatta772@gmail.com<p style="text-align: justify;"><strong><em>Latar belakang</em></strong><strong><em> : </em></strong><em>Stunting pada balita adalah masalah gizi yang berlangsung secara berkepanjangan dan memengaruhi pertumbuhan serta perkembangan anak secara permanen. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya makanan bergizi, termasuk protein hewan. Edukasi dan pemanfaatan pangan lokal sebagai MP-ASI merupakan langkah strategis dalam pencegahan stunting.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Tujuan:</em></strong> <em>Memberikan edukasi dan memperkenalkan inovasi makanan tambahan bergizi berbahan dasar ikan lokal dalam bentuk nugget kepada ibu kader dan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Samataring.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Metode:</em></strong> <em>Kegiatan dilakukan melalui</em> <em>demonstrasi pembuatan nugget ikan, serta pembagian dan evaluasi produk melalui wawancara kepada 23 partisipan yang terdiri dari kader posyandu dan anggota PKK.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Hasil:</em></strong> <em>Seluruh responden menyatakan rasa nugget enak (100%) dan habis dikonsumsi (100%). Komentar responden umumnya positif, beberapa menyatakan ingin mencoba membuatnya di rumah sebagai bentuk keberlanjutan inovasi.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Kesimpulan:</em></strong><em> Pemanfaatan ikan lokal sebagai MP-ASI dalam bentuk nugget memberikan dampak positif dalam peningkatan pengetahuan dan minat masyarakat terhadap pengolahan makanan sehat untuk anak, serta berpotensi mencegah stunting di tingkat rumah tangga.</em></p>2026-01-31T05:47:09+08:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)https://journal.stikmks.ac.id/index.php/b/article/view/596CEGAH ISPA MELALUI PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA BANNER DAN LEAFLET2026-01-31T06:57:08+08:00Suarnisuarniarni661@gmail.comSulaimanemanstikma@gmail.comGebi Adistisuarniarni42@gmail.comAndi Ayumarandiayumar@gmail.com<p><em>Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, terutama di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Salah satu faktor utama tingginya kasus ISPA adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang tepat. Penyuluhan dengan menggunakan media edukatif seperti banner dan leaflet dinilai efektif dalam membantu meningkatkan kesadaran serta pengetahuan masyarakat mengenai penyakit ini.</em></p>2026-01-31T05:47:39+08:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)https://journal.stikmks.ac.id/index.php/b/article/view/637PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN ACUTE MYOCARDIAL INFARCTION MELALUI EDUKASI FAKTOR RISIKO DAN PERTOLONGAN PERTAMA2026-01-31T06:57:08+08:00Dian Arif Wahyudihilanwrs@gmail.comAnwar Hadihilanwrs@gmail.comHilda Sarifamouskotaagung2@gmail.comLailatul Isnahilanwrs@gmail.comIndira Syafaah Putrihilanwrs@gmail.comAgus Falindrahilanwrs@gmail.comYogi Prayogahilanwrs@gmail.comRezza Hafidh Arnandityahilanwrs@gmail.comFitri Handayanihilanwrs@gmail.comEka Dewi Nawatihilanwrs@gmail.comYulla Supra Sesvitahilanwrs@gmail.comFadya Aprilia Rahmahilanwrs@gmail.comNurfita Juniartihilanwrs@gmail.comYuliyantihilanwrs@gmail.comFitriyani Lawrasarihilanwrs@gmail.comHera Setiawatihilanwrs@gmail.comFitri Melanie Ramadhinahilanwrs@gmail.comEliva Indrianihilanwrs@gmail.comYulia Antika Sarihilanwrs@gmail.comWike Yulispahilanwrs@gmail.comHendi Marwazihilanwrs@gmail.comAgung Setiawanhilanwrs@gmail.com<p style="text-align: justify;"><strong><em>Latar belakang:</em></strong><em> Acute Myocardial Infarction (AMI) atau serangan jantung akut merupakan penyebab kematian tertinggi secara global dan nasional. WHO mencatat 17,9 juta kematian akibat penyakit kardiovaskular pada 2019. Faktor risiko utama AMI meliputi hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, merokok, dan kurang aktivitas fisik. Di Indonesia, prevalensi penyakit jantung mencapai 1,5%, dan di Lampung meningkat hingga 1,2%. Data Puskesmas Negara Batin menunjukkan kenaikan kasus AMI, sebagian besar terjadi pada pasien hipertensi yang tidak terkontrol akibat kurangnya pengetahuan</em><em>.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Tujuan:</em></strong><em> Untuk m<strong>eningkatkan pengetahuan masyarakat tentang </strong>risiko terjadinya </em><em>Acute Myocardial Infarction (AMI).</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Metode:</em></strong><em> Metode Ceramah & Diskusi tanya jawab. Pemaparan materi menggunakan </em><em>Power Point </em><em>yang di tampilkan di layar LCD</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Hasil:</em></strong><em> Kegiatan pengabdian masyarakat melalui edukasi tentang Acute Myocardial Infarction (AMI) berhasil meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat di wilayah Puskesmas Negara Batin. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan nilai post-test dibandingkan pre-test, yang menunjukkan bahwa materi penyuluhan efektif dalam membantu masyarakat memahami risiko, gejala, pencegahan, hingga pertolongan pertama pada serangan jantung.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Kesimpulan:</em></strong><em> Pemanfaatan media edukasi yang sudah di publikasi di media sosial dan poster, dan materi edukasi yang sudah diberikan ke kader kesehatan turut mendukung keberlanjutan program setelah kegiatan selesai dilaksanakan.</em></p>2026-01-31T06:04:12+08:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)https://journal.stikmks.ac.id/index.php/b/article/view/642PEMBERDAYAAN KEPADA MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN STROKE MELALUI EDUKASI FAKTOR RISIKO DAN PERTOLONGAN PERTAMA2026-01-31T06:57:09+08:00Sulistia Nurhilanwrs@gmail.comCucum Nurasihnurasih020601@gmail.comElin Tamayahilanwrs@gmail.comFadillatun Nissahilanwrs@gmail.comSelvihilanwrs@gmail.comFirman Surya Sumardihilanwrs@gmail.comDevi Purnamasarihilanwrs@gmail.comMairohhilanwrs@gmail.comWahyudhi Ariestianhilanwrs@gmail.comFifi Nanda Sarihilanwrs@gmail.comMaraditha Aulia P.Mhilanwrs@gmail.comRosa Auliahilanwrs@gmail.comHeni Wijayahilanwrs@gmail.comAyu Indry Mirandahilanwrs@gmail.comSartika Noor Izzatyhilanwrs@gmail.comBeni Pirnandohilanwrs@gmail.comM. Ardiansyahhilanwrs@gmail.comYudhi Atna Jayahilanwrs@gmail.comMustika Rahmihilanwrs@gmail.comRian Pramanahilanwrs@gmail.comTia Puspitahilanwrs@gmail.com<p style="text-align: justify;"><strong><em>Latar belakang:</em></strong><em> Stroke merupakan masalah kesehatan global dan nasional. Peningkatan kasus stroke yang sebagian besar dipicu oleh gaya hidup modern didukung oleh data tingginya prevalensi di Indonesia. Hal ini sejalan dengan peningkatan kasus pasien Hipertensi berkomplikasi menjadi stroke di Puskesmas Rawat Inap Tanjung Sari, Lampung Selatan. Data hingga Oktober 2025 menunjukkan adanya 8 kasus baru stroke di UGD Puskesmas tersebut, meningkat dari tahun sebelumnya, dengan mayoritas pasien memiliki riwayat hipertensi yang tidak terkontrol karena minimnya pengetahuan.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Tujuan:</em></strong><em> Untuk meningkatkan pengetahuan komprehensif masyarakat tentang stroke dan memotivasi perubahan perilaku menuju gaya hidup yang lebih sehat dan proaktif.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Metode: </em></strong><em>Pemaparan materi menggunakan </em><em>Power Point </em><em>yang di tampilkan di layar LCD</em><em> Serta Pemberian Leaflet Edukasi.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Hasil:</em></strong><em> Kegiatan penyuluhan ini sangat efektif dan signifikan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat. Hal ini dibuktikan oleh perbandingan skor Pre-test dan Post-test dari 35 partisipan, di mana nilai rata-rata pengetahuan melonjak drastis dari 45,14 (kategori rendah) menjadi 88,57 (kategori sangat baik). Peningkatan sebesar 43,43 poin ini diperkuat oleh fakta bahwa 100% peserta menunjukkan kenaikan skor, menegaskan bahwa materi dan metode penyuluhan yang disampaikan telah berhasil mentransfer pemahaman secara merata.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Kesimpulan: </em></strong><em>Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat setempat terkait risiko Stroke.</em></p>2026-01-31T06:40:23+08:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)https://journal.stikmks.ac.id/index.php/b/article/view/643PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN PENYULUHAN DAN PENCEGAHAN INFARK MIOKARD AKUT DI KELURAHAN SAWAH LAMA2026-01-31T06:57:09+08:00Zaikar Faisalputrimntari6@gmail.comNovitasarinovita1117sari@gmail.comShinta Trimulyaputrimntari6@gmail.comDian mentari putriputrimntari6@gmail.comDinda Aldilaputrimntari6@gmail.comJuliatiputrimntari6@gmail.comRini Susantiputrimntari6@gmail.comRatnasariputrimntari6@gmail.comMeri Padilaputrimntari6@gmail.comDevi Andrianiputrimntari6@gmail.comAnnisa Nurul Islamiputrimntari6@gmail.comFareza Januwartiputrimntari6@gmail.comIrwan Mariyadiputrimntari6@gmail.comNabila Syafiraputrimntari6@gmail.comDesi Apriyantiputrimntari6@gmail.comDwi Koernia Putriputrimntari6@gmail.comSirlia Salsabila Brenputrimntari6@gmail.comYunita Adrianiputrimntari6@gmail.comNira Andayaniputrimntari6@gmail.comMelisa Fitriputrimntari6@gmail.comWahyu Perdanaputrimntari6@gmail.com<p style="text-align: justify;"><strong><em>Latar belakang: </em></strong><em>Infark Miokard Akut (IMA) merupakan salah satu penyebab utama kematian di Indonesia, yang banyak dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko dan deteksi dini.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Tujuan: </em></strong><em>Kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Sawah Lama bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan IMA melalui penyuluhan interaktif dan pemeriksaan kesehatan dasar.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Metode: </em></strong><em>Metode pelaksanaan menggunakan desain One Group Pretest–Posttest dengan melibatkan 20 peserta. Kegiatan meliputi penyuluhan menggunakan leaflet, diskusi, sesi tanya jawab, serta pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Hasil: </em></strong><em>Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata skor pengetahuan masyarakat dari 65,5 menjadi 97, dengan peningkatan sebesar 50,7% (p < 0,001). Rata-rata kepuasan peserta mencapai 4,77 (kategori sangat puas), menunjukkan efektivitas metode penyuluhan interaktif. Sebagian besar peserta memiliki hasil pemeriksaan kesehatan dalam batas normal, meskipun beberapa perlu pemantauan lanjutan.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Kesimpulan: </em></strong><em>Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan IMA, serta memperkuat peran pemberdayaan komunitas sebagai model pengabdian masyarakat berkelanjutan dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular.</em></p>2026-01-31T06:22:23+08:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)https://journal.stikmks.ac.id/index.php/b/article/view/651GERAKAN PEDULI GIZI IBU: PENYULUHAN DAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BAGI IBU HAMIL KEK DI DESA BONTO2026-01-31T06:57:09+08:00Chitra Dewiepidemiologi165@gmail.comMuhammad Syahrirsyahrirnganro@gmail.comNurfitrins.nurfitri@gmail.comMuti Sahidamutisahida1991@gmail.comNadin Citra Mulyastikmakassar1998@gmail.comAndi Tilka Muftiah Ridjaltilka.muftiah@unm.ac.id<p style="text-align: justify;"><strong><em>Latar belakang: </em></strong><em>Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Ibu hamil yang mengalami KEK lebih rentan mengalami gangguan selama kehamilan serta berpotensi melahirkan bayi dengan berat badan rendah, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko kematian ibu dan bayi.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Tujuan: </em></strong><em>Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya PMT dalam mendukung status gizi selama kehamilan melalui kegiatan penyuluhan dan pemberian makanan.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Metode: </em></strong><em>Penyuluhan dilakukan dengan media poster, pembuatan dan pemberian PMT, serta pengukuran pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Selain itu, dilakukan pengukuran LILA dan berat badan.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Hasil: </em></strong><em>Meskipun perubahan status gizi belum terlihat dalam waktu singkat, diharapkan bahwa ibu hamil dan masyarakat dapat mengolah dan mengonsumsi bahan makanan yang sesuai untuk meningkatkan kecukupan gizi. Setelah pelaksanaan penyuluhan, terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai PMT. Hasil pre-test menunjukkan 15% responden memiliki pengetahuan cukup, dan 85% kurang. Pada post-test, 100% responden memiliki pengetahuan yang cukup.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Kesimpulan: </em></strong><em>Kegiatan penyuluhan dan PMT bagi ibu hamil di Desa Bonto meningkatkan berhasil pengetahuan sebesar 85% dan mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal bergizi. Diharapkan program ini berlanjut melalui pendampingan Puskesmas dan dukungan pemerintah desa agar berdampak lebih luas dalam pencegahan KEK dan stunting.</em></p>2026-01-31T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)https://journal.stikmks.ac.id/index.php/b/article/view/656SIGAP DBD DENGAN 3M PLUS SEBAGAI PENCEGAHAN DBD DI RW 015 PARAKANYASAG, INDIHIANG, KOTA TASIKMALAYA2026-01-31T06:57:10+08:00Adinda Auliaadindaulia147@gmail.comAmanda Salmaa Zakiyyahsalmaaaa24411@gmail.comChaerunisa Nur Fitryachaerunisanf@gmail.comAdnan Habibnanzhabib463@gmail.comMuhammad Rusydi Murtadhorusdi7761@gmail.comMuhamad Vadhiel Faiz Hawarihawarifaiz02@gmail.comAndy Muharryandy.muharry@unsil.ac.id<p style="text-align: justify;"><strong><em>Latar belakang:</em></strong> <em>Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Tingginya risiko penularan dipengaruhi rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan dan pengendalian perindukan nyamuk.</em> <em>Sehingga perlu ada upaya peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat untuk mengurangi risiko terkena DDB.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Tujuan:</em></strong> <em>Kegiatan “SIGAP DBD dengan 3M Plus” dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi warga, serta mendorong penerapan strategi pencegahan berbasis komunitas secara berkelanjutan.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Metode:</em></strong><em> Kegiatan sosialisasi DBD dilaksanakan edukatif dan partisipatif di Perumahan Wijaya Regency, meliputi pre-test, penyuluhan, diskusi interaktif, post-test, dan aksi bersih untuk pengendalian sarang nyamuk.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Hasil:</em></strong><em> Peserta berpartisipasi aktif dalam penyuluhan dan aksi bersih lingkungan, menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran terhadap pencegahan DBD.</em></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Kesimpulan:</em></strong><em> Pemberdayaan masyarakat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi pencegahan DBD.</em></p>2026-01-31T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)