MANAJEMEN LUKA BAKAR PADA FASE EMERGENSI DI INSTALASI GAWAT DARURAT: LITERATURE REVIEW
Abstract
Latar belakang: Luka bakar merupakan salah satu masalah kesehatan serius yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia, terutama di negara berkembang dengan sumber daya terbatas. Fase emergensi atau 72 jam pertama setelah kejadian luka bakar merupakan periode kritis yang menentukan keselamatan dan pemulihan jangka panjang pasien. Penanganan yang terlambat atau tidak tepat dapat menyebabkan komplikasi berat seperti syok hipovolemik, infeksi sistemik, dan kegagalan organ.
Tujuan: Untuk mengkaji manajemen awal luka bakar pada fase emergensi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) berdasarkan bukti ilmiah terkini.
Metode: literature review dengan menelaah artikel dari database PubMed, Google Scholar, ScienceDirect, dan Scopus yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025. Artikel yang dipilih membahas tindakan awal seperti stabilisasi jalan napas, pemberian cairan resusitasi, pengelolaan nyeri, serta evaluasi luas luka menggunakan metode klinis standar.
Hasil: kajian menunjukkan bahwa penerapan protokol seperti pendekatan ABCDE dan rumus Parkland sangat efektif dalam menurunkan risiko komplikasi.
Kesimpulan: Manajemen awal yang tepat pada fase emergensi di IGD sangat penting dalam menentukan keberhasilan penanganan luka bakar, dan perlu didukung oleh kompetensi tenaga medis, pelatihan berkelanjutan, serta sistem rujukan yang efisien.









