PENGARUH PENDAMPINGAN KELUARGA TERHADAP PERBAIKAN GAYA HIDUP PENDERITA PRAHIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MACCINI SAWAH
Abstract
Latar belakang: Berdasarkan Riskesdas 2023, Sulawesi Selatan termasuk 10 besar provinsi dengan prevalensi hipertensi sebesar 31,7%, dengan Kota Makassar sebagai wilayah dengan kasus tertinggi, yaitu 74.224 penderita. Tingginya kejadian hipertensi dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup, pola makan, lingkungan, kurangnya aktivitas fisik, dan stres. Prahipertensi merupakan kondisi yang meningkatkan risiko terjadinya hipertensi dua kali lipat dibandingkan tekanan darah normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap perbaikan gaya hidup keluarga penderita prahipertensi.
Tujuan: untuk mengetahui bagaimana pendampingan keluarga memengaruhi peningkatan gaya hidup penderita prahipertensi.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain non-equivalent control group. Sampel sebanyak 66 orang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol, masing-masing 33 orang, dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner.
Hasil: penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan perlakuan tidak terdapat perbedaan yang bermakna. Namun, setelah diberikan perlakuan, terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi pada variabel tingkat pengetahuan (p<0,005) maupun manajemen stres (p<0,005). Namun, pada variabel gaya hidup (p>0,005) berarti tidak ada perbedaan yang bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan yang bermakna pada variabel tingkat pengetahuan dan manajemen stres setelah diberikan perlakuan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol.









