PERSEPSI REMAJA TERHADAP PERINGATAN KESEHATAN BERGAMBAR DI KOTA MAKASSAR
Abstract
Latar belakang: Merokok pada remaja merupakan permasalahan Kesehatan masyarakat yang berdampak pada peningkatan risiko penyakit tidak menular.. Strategi pengendalian tembakau yang diterapkan pemerintah adalah Peringatan Kesehatan Bergambar (Pictorial Health Warning) pada kemasan rokok sebagai media komunikasi risiko berbasis visual. Namun, efektifitas pesan visual tersebut pada kelompok remaja masih menunjukkan variasi respons.
Tujuan: Bertujuan untuk menganalisis persepsi remaja terhadap peringatan Kesehatan bergambar pada kemasan rokok di Kota Makassar
Metode: Penelitian ini quasi kualitatif dengan metode deskriptif. Informan berjumlah 11 orang yang terdiri dari satu informan kunci (Psikolog), 4 informan pendukung (Pakar media, guru, orang tua, dan kader kesehatan), serta 6 informan biasa (remaja berusia 19 – 22 tahun). Teknik pengumpulan data melalui observasi partisipasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Hasil: Terdapat perbedaan cara remaja memaknai Peringatan Kesehatan Bergambar (Pictorial Health Warning/PHW) pada kemasan rokok. Sebagian remaja memandang PHW sebagai peringatan mengenai bahaya merokok dan pada awalnya menunjukkan respons emosional seperti rasa takut dan ketidaknyamanan. Secara kognitif, remaja juga mampu mengaitkan gambar tersebut dengan potensi penyakit akibat merokok.
Kesimpulan: Keberhasilan pembentukan sikap anti – merokok pada remaja sangat bergantung pada kekuatan peran keluarga, serta perlu didukung oleh keterlibatan tokoh masyarakat yang lebih optimal agar pesan pencegahan memiliki daya pengaruh yang lebih kuat dan berkelanjutan.









