GAMBARAN PERILAKU SISWA DALAM PENCEGAHAN KECELAKAAN DI LINGKUNGAN SD INPRES BORONG JAMBU II
Abstract
Latar belakang: Kecelakaan di sekolah merupakan salah satu penyebab cedera paling sering pada anak usia sekolah. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI (2018), sekitar 65,9% anak usia 5–14 tahun mengalami cedera ringan hingga sedang, seperti terjatuh, terkilir, atau luka lecet, yang sebagian besar terjadi di lingkungan sekolah.
Tujuan: bertujuan menggambarkan pengetahuan, sikap, dan tindakan siswa dalam pencegahan kecelakaan di SD Inpres Borong Jambu II.
Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa kelas V yang diambil dengan teknik total sampling.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel pengetahuan, sebagian besar siswa berada pada kategori cukup yaitu sebanyak 57 siswa (95%), dan kategori kurang sebanyak 3 siswa (5%). Pada variabel sikap, sebagian besar siswa memiliki sikap positif yaitu 55 siswa (91,7%), sedangkan 5 siswa (8,3%) bersikap negatif. Pada variabel tindakan, sebagian besar siswa menunjukkan tindakan positif yaitu 53 siswa (88,3%), dan 7 siswa (11,7%) menunjukkan tindakan negatif.
Kesimpulan: disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dan tindakan siswa terhadap keselamatan di sekolah tergolong baik secara keseluruhan, namun masih diperlukan peningkatan edukasi dan pembiasaan perilaku aman. Guru diharapkan dapat memperkuat pemahaman siswa melalui kegiatan simulasi, penyuluhan, dan keteladanan perilaku aman di lingkungan sekolah.









