PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE (ANC) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MONTA
Abstract
Latar Belakang: pengetahuan ibu tentang ANC akan memengaruhi seorang ibu dalam melakukan kunjungan ANC. Kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang ANC menjadikan frekuensi kunjungan ANC tidak sesuai dengan standar, padahal asuhan antenatal untuk ibu hamil sangat bermanfaat. Dengan kunjungan ANC, berarti ibu mendapatkan konseling berupa nasihat dan petunjuk tentang berbagai masalah yang berkaitan dengan kehamilannya, serta berusaha menetapkan penggolongan kehamilan dengan faktor risiko atau risiko tinggi, atau menentukan pertolongan persalinan.
Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang Antenatal Care (ANC) dengan kepatuhan melakukan kunjungan ANC sesuai standar.
Metode: jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross-sectional. Subjek penelitian adalah ibu hamil dengan jumlah sampel 72 responden. Data diperoleh dari kuesioner dan analisis secara univariat. Analisis univariat berupa distribusi frekuensi disajikan dalam bentuk tabel.
Hasil: sebagian besar responden yang mempunyai pengetahuan yang cukup tentang pemeriksaan antenatal care (ANC) yaitu sebanyak 36 responden (50%), responden yang mempunyai pengetahuan baik tentang pemeriksaan antenatal care (ANC) yaitu sebanyak 22 responden (30,6%) dan responden yang mempunyai pengetahuan kurang tentang pemeriksaan antenatal care (ANC) yaitu sebanyak 14 orang (19,4%).
Kesimpulan: Didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang mempunyai pengetahuan cukup tentang pemeriksaan antenatal care (ANC), yaitu sebanyak 36 responden (50,0%).
References
Ariani, A., & Pragholapati, A. (2021). The description of knowledge about antenatal care in Village X Bandung Regency in 2019. Jurnal Ners dan Kebidanan, 8(1), 33–37.
Bashir, S., Ansari, A. H., & Sultana, A. (2023). Knowledge, attitude, and practice on antenatal care among pregnant women and its association with sociodemographic factors: A hospital-based study. Journal of Patient Experience, 10, 23743735231183578.
Citrawati, N. K., & Laksmi, I. G. A. P. S. (2022). Overview of pregnant women’s knowledge about ANC. Indonesian Journal of Global Health Research, 4(1), 17–24.
Fegita, P., Hikmah, M., & Malik, R. (2022). Relationship between education level, age and knowledge of pregnant women with antenatal care status. Scientific Journal, 1(2), 158–166.
Laksono, A. D., Rukmini, R., & Wulandari, R. D. (2020). Regional disparities in antenatal care utilization in Indonesia. PLOS ONE, 15(2), e0224006.
Padesi, N. L. W., Suarniti, N. W., & Sriasih, N. G. K. (2021). Hubungan pengetahuan tentang kunjungan antenatal care dengan keteraturan kunjungan antenatal care ibu hamil trimester III di masa pandemi COVID-19. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 9(2), 183–189.
Putri, A. P., Irawan, A. M., Hanifah, L., Wati, S. E., & Lu, Y. Y. (2023). Maternal health literacy and adherence to recommended ANC contact among pregnant women in Indonesia. South East Asia Nursing Research, 5(2), 1–11.
Windayanti, H., & Masruroh, M. (2022). Characteristics of pregnant women related to pregnant women’s knowledge about antenatal care. Jurnal Kebidanan Malahayati, 8(4), 709–716.
Asmin, E., Mangosa, A. B., Kailola, N., & Tahitu, R. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kepatuhan kunjungan antenatal care di Puskesmas Rijali tahun 2021. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 7(1), 458–464. doi:10.14710/jekk.v7i1.13161.
Bashir, S., Ansari, A. H., & Sultana, A. (2023). Knowledge, attitude, and practice on antenatal care among pregnant women and its association with sociodemographic factors: A hospital-based study. Journal of Patient Experience, 10, 1–9. doi:10.1177/23743735231183578.
Fegita, P., Hikmah, M., & Malik, R. (2022). Relationship between education level, age, and knowledge of pregnant women with antenatal care status. Scientific Journal, 1(2), 158–166. doi:10.56260/sciena.v1i2.41.
Gebremariam, H., Tesfai, B., Tewelde, S., Kiflemariam, Y., & Kibreab, F. (2023). Level of knowledge, attitude, and practice of pregnant women on antenatal care in Amatere Health Center, Massawa, Eritrea: A cross-sectional study, 2019. Infectious Diseases in Obstetrics and Gynecology, 2023, Article 1912187. doi:10.1155/2023/1912187.
Idris, H., & Sari, I. (2023). Factors associated with the completion of antenatal care in Indonesia: A cross-sectional data analysis based on the 2018 Indonesian Basic Health Survey. Belitung Nursing Journal, 9(1), 79–85. doi:10.33546/bnj.2380.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Turunkan angka kematian ibu melalui deteksi dini dengan pemenuhan USG di puskesmas. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Laksono, A. D., Rukmini, R., & Wulandari, R. D. (2020). Regional disparities in antenatal care utilization in Indonesia. PLOS ONE, 15(2), Article e0224006. doi:10.1371/journal.pone.0224006.
Putri, A. P., Irawan, A. M., Hanifah, L., Wati, S. E., & Lu, Y. Y. (2023). Maternal health literacy and adherence to recommended ANC contact among pregnant women in Indonesia. South East Asia Nursing Research, 5(2), 1–11. doi:10.26714/seanr.5.2.2023.1-11.
Wahidah. (2023). Hubungan pengetahuan ibu hamil dengan sikap dalam melaksanakan program 1000 Hari Pertama Kehidupan di wilayah kerja Puskesmas Monta. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(3), 422–431. doi:10.59585/bajik.v1i3.126.
Windayanti, H., & Masruroh. (2022). Characteristics of pregnant women related to pregnant women’s knowledge about antenatal care. Jurnal Kebidanan Malahayati, 8(4), 709–716. doi:10.33024/jkm.v8i4.7888.
World Health Organization. (2018). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience: Highlights and key messages. World Health Organization.
World Health Organization. (2023). Trends in maternal mortality 2000 to 2020: Estimates by WHO, UNICEF, UNFPA, World Bank Group and UNDESA/Population Division. World Health Organization.









