PENGETAHUAN SISWA DAN SISWI TENTANG BAHAYA ASAP ROKOK TERHADAP KESEHATAN DI SMP NEGERI 17 MARUSU KABUPATEN MAROS
Abstract
Latar belakang: Merokok merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih banyak terjadi di Indonesia, khususnya di kalangan remaja. Berdasarkan data dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, terdapat sekitar 70 juta perokok aktif, di mana 7,4% dari mereka berusia antara 10 hingga 18 tahun. Asap rokok berbahaya tidak hanya bagi mereka yang merokok, tetapi juga bagi mereka yang tidak.
Tujuan: Untuk memahami sejauh mana pengetahuan para siswa dan siswi di SMP Negeri 17 Marusu, Kabupaten Maros, mengenai dampak negatif asap rokok terhadap kesehatan.
Metode: Studi ini menerapkan metode kuantitatif melalui desain deskriptif. Populasi yang diteliti terdiri dari semua siswa SMP Negeri 17 Marusu yang berjumlah 404 orang. Dari populasi tersebut, sebanyak 80 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Alat penelitian yang digunakan adalah kuesioner yang memiliki 20 pertanyaan pilihan benar atau salah mengenai bahaya asap rokok bagi kesehatan. Data dianalisis dengan cara univariat dan ditampilkan dalam bentuk distribusi frekuensi.
Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 59 responden (73,8%) memiliki tingkat pengetahuan tinggi mengenai bahaya asap rokok, sedangkan 21 responden (26,3%) memiliki tingkat pengetahuan rendah.
Kesimpulan: Sebagian besar siswa SMP Negeri 17 Marusu memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai dampak negatif asap rokok terhadap kesehatan.









